Kencang sang waktu berlari tak mampu ku kendalikan
dan tak mampu aku perlambat lajunya
dentang lonceng malam ini tepat kau berusia dewasa
mengiringi usia kisah kita
Tidaklah berupa rangkaian bunga
Ataupun tanda hati
Tidak pula sebuah Puisi yang ditulis dengan pena penuh puja dan puji
Kau di beri hadiah oleh Tuhan berupa kesabaran
Sehingga saat kesakitan datang kau bisa hadapi
Dan kembali berdiri
Dan Aku berdoa agar Tuhan senantiasa mengutus malaikatnya
Untuk menjaga Mu di setiap engkau melangkah
Karena aku sadari aku tak bisa menjaga Mu seutuhnya
meskipun aku berusaha untuk seperti itu
Doa dan Harap ini akan terus saya ucap
Bukan hanya saat ini . .
Maafkan Aku
Jika Aku Tak mampu menjadi Laki-laki yang sperti kau minta
Dan Tak Mampu memberi Apa yang kamu inginkan
di hari dimana kau dilahirkan di 16 tahun yang lalu . ..






